Cari Blog Ini

Sabtu, 29 Mei 2010

Business Plan

STIXPAC

Kerajinan tangan dari stik es krim

Bandung, 25 mei 2010

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOB8_elAmlKpzNN2gCq2hXKoQE95GVRiJC06c_C7Zyb79YYVrc0AkV-yKvksV9MY0Nqu183Rfcy1dOmu4sHkfsT_5lOpAa-o9bTAhL5N2fgQY9dAYcU0zlYr1Kf1wBH0hQLNnogRlDqbw/s240/IM+TELKOM.jpg

1.

1. Ringkasan Eksekutif

Perusahaan STIXPAC berdiri pada tanggal 12 mei 2010, perusahaan ini didirikan oleh mahasiswa Institut Manajemen Telkom Bandung. Pendirian perusahaan ini dilatar belakangin oleh pemberian tugas oleh dosen Pengantar Manajemen Bisnis kami. Produk yang kami focuskan untuk diproduksi pada saat ini adalah figura dan tempat pensil, produk ini terbuat dari bahan baku es krim.

Penjualan selama kurang lebih 3 minggu sebesar Rp. 110.000,00 dan nilai kekayaan yang kami miliki pada saat ini sebesar kurang lebih Rp. 155.000,00. Rp. 155.000,00 itu terdiri dari bahan baku digudang sebesar 31.000,00 , bahan penolong Rp. 14.000,00 dan kas dari hasil penjualan sebesar Rp. 110.000,00.

Prospek pengembangan usaha kami kedepan dapat dikatakan bagus karena selain produk yang kami produksi tersebut sedikit produsen dan kami terus membuat produk sekreatif mungkin dan berbeda dari produsen yang ada dipasaran.

Target penjualan untuk minggu ke,-4,5,dan 6 sebesar Rp. 220.000 atau naik sebesar 50% dari penjualan minggu 1 s.d. 3. Dari penjualan tersebut laba disetorkan ke perusahaan sebagai penambahan modal dengan itu perusahaan kami dapat memproduksi produk kami lebih banyak. Jadi kebutuhan dana telah di penuhi dan tidak akan melakukan pinjaman.

2. Latar belakang perusahaan

2.1 Data perusahaan

1. nama perusahaan : stixpac

2. bidang usaha : kerajinan tangan

3. jenis produk : figura foto dan tempat pensil

4. alamat perusahaan : Jalan batik jonas 17, Bandung

5. alamat e-mail : majjah_oue@yahoo.co.id

6. Mulai berdiri : 12 mei 2010

2.2 Biodata penanggung jawab

1. Nama : Muhammad Halim

2. Jabatan : direktur utama

3. Tempat tanggal lahir : Bukit tinggi, 13 juni 1991

4. Alamat rumah : jalan ladang panjang 144/154c

5. Contact : 0828054580

6. Alamat e-mail :v4n_hali3m0691@yahoo.co.id

7. Pendidikan terakhir : SMA N 2 bukit tinggi

2.3 Struktur organisasi

2.4 Susunan pemilik

Nama

Modal disetor

Iklas tri ramdani

Rp. 10.000

Dwi anggraeni

Rp.10.000

Muhammad halim

Rp.5.000

Mohamad anis

Rp.10.000

Aprisal herman AS

Rp.5.000

Muhammad shofiu zamani

Rp.10.000

Total

Rp.50.000

3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1 Peroduk/Jasa yang dihasilkan

Ø Figura

Ø Kotak pensil

Keunggulan Produk yang dimiliki

Produk yang dihasilkan berbeda dengan produk-produk sejenis yang ada di pasaran. Dan produk ini juga unik.

3.2 Gambaran Pasar

Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Minggu Ke,-

Penjualan

Minggu ke 1

Rp. 30.000,00

Minggu ke 2

Rp. 40.000,00

Minggu ke 3

Rp. 40.000,00

Total Penjualan

Rp. 110.000,00

Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Penjelasan grafik

Pada minggu pertama penjualan mencapai omset sebesar Rp. 30.000,00, kami dapat menjual produk sebanyak 3 unit, kemudian pada minggu ke 2 kami memperluas pemasaran produk ternyata perluasan pemasaran tersebut membuahkan hasil. Produk yang berhasil kami jual sebanyak 4 unit yaitu sebesar Rp 40.000,00, minggu ke 3 omset penjualan sebesar Rp 40.000,00.

KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN

¨ PERSONAL SELLING

Kegiatan pemasaran bertipe personal selling ini lumayan membawakan hasil yang dapat dikatan optimum, karena penjualan/pemasaran ini dapat dikatakan dengan istilah menjemput bola, yaitu kami menghampiri konsumen.

3.3 TARGET

Gambaran karakteristik pembeli/pengguna

a) Mahasiswi dan mahasiswa

b) Ibu rumah tangga

c) Anak-anak sekolah

3.4 PROYEKSI PENJUALAN

Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Minggu Ke,-

Penjualan

Minggu ke 4

Rp. 40.000,00

Minggu ke 5

Rp. 60.000,00

Minggu ke 6

Rp. 120.000,00

Total Penjualan

Rp. 220.000,00

Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 4 minggu yang akan datang

3.5 STRATEGI PEMASARAN

ý PENGRMBANGAN PRODUK

ý PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN

þ KEGIATAN PROMOSI

ý STRATEGI PENETAPAN HARGA

3.6 ANALISIS PESAING

PESAING

KEUNGGULAN

KELEMAHAN

Penjualan Figura

ü Produk Inovatif

ü Produk bermutu tinggi

3.7 SALURAN DISTRIBUSI

Wilayah pemasaran dan Jalur disribusi saat ini

1. Wilayah pemasaran saat ini adalah lokal wilayah bandung

2. Jalur distribusi dilakukan secara individu dari masing-masing anggota

3. Alamat gudang atau pabrik yaitu jalan batik ayu 21, Sukaluyu, Bandung

Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan

1. Wilayah pemasaran direncanakan yakninya lokal (bandung) dan regional

2. Jalur distribusi untuk kedepannya masih individu dan direncanakan pula dengan retailer

3. Rencana lokasi gudang sebagai penunjang bisnis masih alamat gudang sekarang ini

4. ANALISIS OPERASI

4.1 PROSES PRODUKSI

PROSES PRODUKSI

BAHAN BAKU

BAHAN PENOLONG

MESIN / ALAT PRODUKSI

1. Mendesain bentuk figura yang akan dibuat

stik eskrim

-

- cutter

- pulpen atau pensil

2. Merangkai figura ataupun kontak pensil sesuai desain

Stik eskrim

Lem kayu

Pulpen gel

-

3. Penyelesaian dan proses pengeringan

-

-

-

SKEMA PROSES PRODUKSI

Rounded Rectangle: Bahan baku dan gahan penolong Rounded Rectangle: Mulai melakukan pengerjaan produk Rounded Rectangle: Mulai melakukan pengerjaan



Keunggulan proses yang dimiliki

NO

NAMA BARANG

KAPASITAS SAAT INI

RENCANA PENOINGKATAN KAPASITAS

1.

Figura foto

5 unit

8 unit

2.

Kotak pensil

4 unit

5 unit

Jumlah

9 unit

13 unit

4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN RATA-RATA PER BULAN

SUMBER

Stik eskrim

4 bungkus stik eskrim

Modal bersama

BAHAN PENOLONG

KEBUTUHAN RATA-RATA PERBULAN

SUMBER

Lem kayu

Setengah kaleng kecil

Modal bersama

Pulpen gel

Satu pulpen gel

Modal bersama

4.3 KAPASITAS PRODUKSI

Fasilitas dan mesin yang dimiliki

Pada saat ini belum menggunakan fasilitas dan mesin dalam memproduksi

Kapasitas produksi rata-rata per bulan

Pada saat produksi di bulan pertama atau minggu ke empat adalah 10-11 unit

4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

Strategi dan tahap-tahap rencana pengembangan produksi

Melaksanakan lomba dalam merangkai figura dan kotak pensil. Dalam pelaksanaan lomba tersebut akan diberikan referensi mengenai produk STIXPAC

Rencana penambahan fasilitas dan mesin produksi

Untuk penambahan fasilitas produksi seperti mesin, pada saat ini belum direncanakan dikarenakan adanya kendala dana dan sumber daya manusia.

4.5 VOLUME PENJUALAN SAAT INI

Volume penjualan saat ini

JENIS PRODUK

JUMLAH (unit)

TOTAL NILAI (Rp)

Figura foto

5

50.000

Tempat pensil

4

60.000

TOTAL

9

110.000

4.6 RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

Rencana peningkatan volume penjualan

JENIS PRODUK

JUMLAH (UNIT)

TOTAL NILAI (Rp)

Figura foto

8

80.000

Tempat pensil

5

75.000

TOTAL

13

150.000

5. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

5.1 Analisis kompetensi sdm

TINGKAT PENDIDIKAN

JUMLAH

Tidak lulus SD

SD

SMP

SMU

6

D1

D3 / SARJANA MUDA

SARJANA MUDA

TOTAL

6

BAGIAN / DEPARTEMEN

JUMLAH

PRODUKSI DAN PEMASARAN DILAKUKAN BERSAMA

6

TOTAL

6

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAINNYA

Anggota kelompok memiliki relasi yang banyak dan hal ini menguntungkan bagi peningkatan penjualan produk

5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN

TINGKAT PENDIDIKAN

PNGALAMAN

KETERAMPILAN KHUSUS

Marketing

D3

-

Softskill komunikasi yang bagus

Distributor

SLTA

-

-

6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

1. Strategi pemasaran

Pemasaran dilakukan dengan cara sebagai berikut :

a. Dipasarkan di lapangan gasibu pada saat pasar minggu

b. Pendistribusian langsung ke pemesan

c. Mempunyai tempat menetap seperti outlet

2. Strategi produksi

a) Produksi pertama kali dilakukan oleh kelompok

b) Mengembangkan kreativitas yang dimiliki oleh peserta kelompok

c) Memproduksi produk se ekonomis mungkin.

3. Strategi Keuangan

a) Laba di tiadakan, tapi dialihkan ke modal sebagai penambahan modal agar dapat memproduksi produk yang lebih banyak.

b) Setiap pengeluaran dan pemasukan di periksa secara teliti agar keluar masuknya uang efektif penggunaanya.

6.2 Tahapan Pengembangan Usaha

Kegiatan

Minggu ke,-

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1) Memperluas pemasaran

V

Ke daerah yang telah

Direncanakan.

2) Memperbanyak produk

V

Yang akan di produksi

7. ANALISIS KEUANGAN

7.1 Laporan Keuangan

Laporan Arus Kas

Stixpac

Minggu 1,2,dan 3 bulan Mei 2010

A. Penerimaan

Penerimaan penjualan

Rp. 110.000,00

Penerimaan pinjaman

Rp. 0

Total Penerimaan

Rp. 110.000,00

B. Pengeluaran

Bahan Baku :

Ø Bahan Baku 1

(Rp. 32.800,00)

Bahan Pembantu :

Ø Bahan pembantu 1

(Rp. 3.500,00)

Ø Bahan pembantu 2

(Rp. 3.200,00)

Total bahan baku dan bahan penolong

(Rp. 39.500,00)

Selisih kas

Rp. 70.500,00

Saldo awal kas

Rp. 50.000,00

Saldo ahir

Rp. 120.500,00

7.2 Rencana dan kebutuhan Investasi

Sesuai pernyataan dari Bab 4.4 bahwasanya kami selaku pemilik perusahaan Stixpac belum ada perencanaan untuk pengadaan kebutuhan investasi seperti mesin produksi , perlatan dan system informasi, hal itu semua dikarenakan belum stabilnya dana dan sumber daya yang kai miliki.

7.3 Rencana Arus Kas

Laporan Arus Kas

Stixpac

Untuk Minggu 4, 5, 6, dan 7 bulan Mei s.d. juni 2010

A. Penerimaan

Penerimaan penjualan

Rp. 220.000,00

Penerimaan pinjaman

Rp. 0

Total Penerimaan

Rp. 220.000,00

B. Pengeluaran

Bahan Baku :

Ø Bahan Baku 1

(Rp. 65.600,00)

Bahan Pembantu :

Ø Bahan pembantu 1

(Rp. 3.500,00)

Ø Bahan pembantu 2

(Rp. 6.400,00)

Total bahan baku dan bahan penolong

(Rp. 75.500,00)

Selisih kas

Rp. 144.500,00

Saldo awal kas

Rp. 120.500,00

Saldo ahir

Rp. 265.000,00

7.4 Rencana Kebutuhan Pinjaman

Total kebutuhan nilai pinjaman : Rp 0,-

Total kebutuhan modal Investasi : Rp 0,-

Total nilai kebutuhan modal kerja : Rp 0,-

7.5 Rencana pengembalian dana pinjaman

Jangka waktu pengembalian : -

Masa tenggang pembayaran : -

7.6 Angguna yang dimiliki

1) Jenis anggunan : -

2) Spesifikasi dank et lain : -

3) Aspek Legalitas : -

4) Nilai Anggun : -

8. ANALISIS DAMPAK RESIKO USAHA

8.1 Dampak terhadap masyarakat sekitar

Ø Dampak pemasaran terhadap masayarakat

Dampak negative tidak ada - dampak postif masyarakat lebih dimanjakan karena system pemasaran kami door to door.

Ø Dampak produksi dan technologi terhadap masyarakat

Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.

8.2 Dampak terhadap lingkungan

Ø Dampak produksi dan technologi terhadap lingkungan

Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.

8.3 Analisis resiko usaha

Ø Adanya laju inflasi yang tinnggi sehingga konumsi masyarakat turun drastic, yang berimbas pada penghasilan yang diterima oleh perusahaan kami.

Ø Adanya piutang yang tidak dapat tertagih.

Ø Adanya kejadian luar biasa.

8.4 Antisipasi resiko usaha

Ø Memberikan hak paten terhadap merek perusahaan dan mengasuransikan perusahaan beserta asset yang dimiliki.

Ø Memberikan potongan untuk pembayaran tertentu, agar estimasi piutang tidak tertagih tidak terlalu tinggi.

Business Plan

STIXPAC

Kerajinan tangan dari stik es krim

Bandung, 25 mei 2010

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOB8_elAmlKpzNN2gCq2hXKoQE95GVRiJC06c_C7Zyb79YYVrc0AkV-yKvksV9MY0Nqu183Rfcy1dOmu4sHkfsT_5lOpAa-o9bTAhL5N2fgQY9dAYcU0zlYr1Kf1wBH0hQLNnogRlDqbw/s240/IM+TELKOM.jpg

Disusun oleh :

1. Aprisal Herman AS (109200006)

2. Dwi anggraeni (1092000)

3. Ikhlas Tri Ramdhani (1092000)

4. Muhammad Shofiuzamani (1092000)

5. Mohamad Anis (109200030)

6. Muhammad Halim (109200032)

Jalan Batik Jonas 17, Bandung – Jawa Barat

Contact Person : 085274720408

Majjah_oue@yahoo.co.id

1. Ringkasan Eksekutif

Perusahaan STIXPAC berdiri pada tanggal 12 mei 2010, perusahaan ini didirikan oleh mahasiswa Institut Manajemen Telkom Bandung. Pendirian perusahaan ini dilatar belakangin oleh pemberian tugas oleh dosen Pengantar Manajemen Bisnis kami. Produk yang kami focuskan untuk diproduksi pada saat ini adalah figura dan tempat pensil, produk ini terbuat dari bahan baku es krim.

Penjualan selama kurang lebih 3 minggu sebesar Rp. 110.000,00 dan nilai kekayaan yang kami miliki pada saat ini sebesar kurang lebih Rp. 155.000,00. Rp. 155.000,00 itu terdiri dari bahan baku digudang sebesar 31.000,00 , bahan penolong Rp. 14.000,00 dan kas dari hasil penjualan sebesar Rp. 110.000,00.

Prospek pengembangan usaha kami kedepan dapat dikatakan bagus karena selain produk yang kami produksi tersebut sedikit produsen dan kami terus membuat produk sekreatif mungkin dan berbeda dari produsen yang ada dipasaran.

Target penjualan untuk minggu ke,-4,5,dan 6 sebesar Rp. 220.000 atau naik sebesar 50% dari penjualan minggu 1 s.d. 3. Dari penjualan tersebut laba disetorkan ke perusahaan sebagai penambahan modal dengan itu perusahaan kami dapat memproduksi produk kami lebih banyak. Jadi kebutuhan dana telah di penuhi dan tidak akan melakukan pinjaman.

2. Latar belakang perusahaan

2.1 Data perusahaan

1. nama perusahaan : stixpac

2. bidang usaha : kerajinan tangan

3. jenis produk : figura foto dan tempat pensil

4. alamat perusahaan : Jalan batik jonas 17, Bandung

5. alamat e-mail : majjah_oue@yahoo.co.id

6. Mulai berdiri : 12 mei 2010

2.2 Biodata penanggung jawab

1. Nama : Muhammad Halim

2. Jabatan : direktur utama

3. Tempat tanggal lahir : Bukit tinggi, 13 juni 1991

4. Alamat rumah : jalan ladang panjang 144/154c

5. Contact : 0828054580

6. Alamat e-mail :v4n_hali3m0691@yahoo.co.id

7. Pendidikan terakhir : SMA N 2 bukit tinggi

2.3 Struktur organisasi

2.4 Susunan pemilik

Nama

Modal disetor

Iklas tri ramdani

Rp. 10.000

Dwi anggraeni

Rp.10.000

Muhammad halim

Rp.5.000

Mohamad anis

Rp.10.000

Aprisal herman AS

Rp.5.000

Muhammad shofiu zamani

Rp.10.000

Total

Rp.50.000

3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1 Peroduk/Jasa yang dihasilkan

Ø Figura

Ø Kotak pensil

Keunggulan Produk yang dimiliki

Produk yang dihasilkan berbeda dengan produk-produk sejenis yang ada di pasaran. Dan produk ini juga unik.

3.2 Gambaran Pasar

Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Minggu Ke,-

Penjualan

Minggu ke 1

Rp. 30.000,00

Minggu ke 2

Rp. 40.000,00

Minggu ke 3

Rp. 40.000,00

Total Penjualan

Rp. 110.000,00

Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Penjelasan grafik

Pada minggu pertama penjualan mencapai omset sebesar Rp. 30.000,00, kami dapat menjual produk sebanyak 3 unit, kemudian pada minggu ke 2 kami memperluas pemasaran produk ternyata perluasan pemasaran tersebut membuahkan hasil. Produk yang berhasil kami jual sebanyak 4 unit yaitu sebesar Rp 40.000,00, minggu ke 3 omset penjualan sebesar Rp 40.000,00.

KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN

¨ PERSONAL SELLING

Kegiatan pemasaran bertipe personal selling ini lumayan membawakan hasil yang dapat dikatan optimum, karena penjualan/pemasaran ini dapat dikatakan dengan istilah menjemput bola, yaitu kami menghampiri konsumen.

3.3 TARGET

Gambaran karakteristik pembeli/pengguna

a) Mahasiswi dan mahasiswa

b) Ibu rumah tangga

c) Anak-anak sekolah

3.4 PROYEKSI PENJUALAN

Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :

Minggu Ke,-

Penjualan

Minggu ke 4

Rp. 40.000,00

Minggu ke 5

Rp. 60.000,00

Minggu ke 6

Rp. 120.000,00

Total Penjualan

Rp. 220.000,00

Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 4 minggu yang akan datang

3.5 STRATEGI PEMASARAN

ý PENGRMBANGAN PRODUK

ý PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN

þ KEGIATAN PROMOSI

ý STRATEGI PENETAPAN HARGA

3.6 ANALISIS PESAING

PESAING

KEUNGGULAN

KELEMAHAN

Penjualan Figura

ü Produk Inovatif

ü Produk bermutu tinggi

3.7 SALURAN DISTRIBUSI

Wilayah pemasaran dan Jalur disribusi saat ini

1. Wilayah pemasaran saat ini adalah lokal wilayah bandung

2. Jalur distribusi dilakukan secara individu dari masing-masing anggota

3. Alamat gudang atau pabrik yaitu jalan batik ayu 21, Sukaluyu, Bandung

Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan

1. Wilayah pemasaran direncanakan yakninya lokal (bandung) dan regional

2. Jalur distribusi untuk kedepannya masih individu dan direncanakan pula dengan retailer

3. Rencana lokasi gudang sebagai penunjang bisnis masih alamat gudang sekarang ini

4. ANALISIS OPERASI

4.1 PROSES PRODUKSI

PROSES PRODUKSI

BAHAN BAKU

BAHAN PENOLONG

MESIN / ALAT PRODUKSI

1. Mendesain bentuk figura yang akan dibuat

stik eskrim

-

- cutter

- pulpen atau pensil

2. Merangkai figura ataupun kontak pensil sesuai desain

Stik eskrim

Lem kayu

Pulpen gel

-

3. Penyelesaian dan proses pengeringan

-

-

-

SKEMA PROSES PRODUKSI

Rounded Rectangle: Bahan baku dan gahan penolong Rounded Rectangle: Mulai melakukan pengerjaan produk Rounded Rectangle: Mulai melakukan pengerjaan



Keunggulan proses yang dimiliki

NO

NAMA BARANG

KAPASITAS SAAT INI

RENCANA PENOINGKATAN KAPASITAS

1.

Figura foto

5 unit

8 unit

2.

Kotak pensil

4 unit

5 unit

Jumlah

9 unit

13 unit

4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN RATA-RATA PER BULAN

SUMBER

Stik eskrim

4 bungkus stik eskrim

Modal bersama

BAHAN PENOLONG

KEBUTUHAN RATA-RATA PERBULAN

SUMBER

Lem kayu

Setengah kaleng kecil

Modal bersama

Pulpen gel

Satu pulpen gel

Modal bersama

4.3 KAPASITAS PRODUKSI

Fasilitas dan mesin yang dimiliki

Pada saat ini belum menggunakan fasilitas dan mesin dalam memproduksi

Kapasitas produksi rata-rata per bulan

Pada saat produksi di bulan pertama atau minggu ke empat adalah 10-11 unit

4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

Strategi dan tahap-tahap rencana pengembangan produksi

Melaksanakan lomba dalam merangkai figura dan kotak pensil. Dalam pelaksanaan lomba tersebut akan diberikan referensi mengenai produk STIXPAC

Rencana penambahan fasilitas dan mesin produksi

Untuk penambahan fasilitas produksi seperti mesin, pada saat ini belum direncanakan dikarenakan adanya kendala dana dan sumber daya manusia.

4.5 VOLUME PENJUALAN SAAT INI

Volume penjualan saat ini

JENIS PRODUK

JUMLAH (unit)

TOTAL NILAI (Rp)

Figura foto

5

50.000

Tempat pensil

4

60.000

TOTAL

9

110.000

4.6 RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN

Rencana peningkatan volume penjualan

JENIS PRODUK

JUMLAH (UNIT)

TOTAL NILAI (Rp)

Figura foto

8

80.000

Tempat pensil

5

75.000

TOTAL

13

150.000

5. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

5.1 Analisis kompetensi sdm

TINGKAT PENDIDIKAN

JUMLAH

Tidak lulus SD

SD

SMP

SMU

6

D1

D3 / SARJANA MUDA

SARJANA MUDA

TOTAL

6

BAGIAN / DEPARTEMEN

JUMLAH

PRODUKSI DAN PEMASARAN DILAKUKAN BERSAMA

6

TOTAL

6

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAINNYA

Anggota kelompok memiliki relasi yang banyak dan hal ini menguntungkan bagi peningkatan penjualan produk

5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN

TINGKAT PENDIDIKAN

PNGALAMAN

KETERAMPILAN KHUSUS

Marketing

D3

-

Softskill komunikasi yang bagus

Distributor

SLTA

-

-

6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

1. Strategi pemasaran

Pemasaran dilakukan dengan cara sebagai berikut :

a. Dipasarkan di lapangan gasibu pada saat pasar minggu

b. Pendistribusian langsung ke pemesan

c. Mempunyai tempat menetap seperti outlet

2. Strategi produksi

a) Produksi pertama kali dilakukan oleh kelompok

b) Mengembangkan kreativitas yang dimiliki oleh peserta kelompok

c) Memproduksi produk se ekonomis mungkin.

3. Strategi Keuangan

a) Laba di tiadakan, tapi dialihkan ke modal sebagai penambahan modal agar dapat memproduksi produk yang lebih banyak.

b) Setiap pengeluaran dan pemasukan di periksa secara teliti agar keluar masuknya uang efektif penggunaanya.

6.2 Tahapan Pengembangan Usaha

Kegiatan

Minggu ke,-

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1) Memperluas pemasaran

V

Ke daerah yang telah

Direncanakan.

2) Memperbanyak produk

V

Yang akan di produksi

7. ANALISIS KEUANGAN

7.1 Laporan Keuangan

Laporan Arus Kas

Stixpac

Minggu 1,2,dan 3 bulan Mei 2010

A. Penerimaan

Penerimaan penjualan

Rp. 110.000,00

Penerimaan pinjaman

Rp. 0

Total Penerimaan

Rp. 110.000,00

B. Pengeluaran

Bahan Baku :

Ø Bahan Baku 1

(Rp. 32.800,00)

Bahan Pembantu :

Ø Bahan pembantu 1

(Rp. 3.500,00)

Ø Bahan pembantu 2

(Rp. 3.200,00)

Total bahan baku dan bahan penolong

(Rp. 39.500,00)

Selisih kas

Rp. 70.500,00

Saldo awal kas

Rp. 50.000,00

Saldo ahir

Rp. 120.500,00

7.2 Rencana dan kebutuhan Investasi

Sesuai pernyataan dari Bab 4.4 bahwasanya kami selaku pemilik perusahaan Stixpac belum ada perencanaan untuk pengadaan kebutuhan investasi seperti mesin produksi , perlatan dan system informasi, hal itu semua dikarenakan belum stabilnya dana dan sumber daya yang kai miliki.

7.3 Rencana Arus Kas

Laporan Arus Kas

Stixpac

Untuk Minggu 4, 5, 6, dan 7 bulan Mei s.d. juni 2010

A. Penerimaan

Penerimaan penjualan

Rp. 220.000,00

Penerimaan pinjaman

Rp. 0

Total Penerimaan

Rp. 220.000,00

B. Pengeluaran

Bahan Baku :

Ø Bahan Baku 1

(Rp. 65.600,00)

Bahan Pembantu :

Ø Bahan pembantu 1

(Rp. 3.500,00)

Ø Bahan pembantu 2

(Rp. 6.400,00)

Total bahan baku dan bahan penolong

(Rp. 75.500,00)

Selisih kas

Rp. 144.500,00

Saldo awal kas

Rp. 120.500,00

Saldo ahir

Rp. 265.000,00

7.4 Rencana Kebutuhan Pinjaman

Total kebutuhan nilai pinjaman : Rp 0,-

Total kebutuhan modal Investasi : Rp 0,-

Total nilai kebutuhan modal kerja : Rp 0,-

7.5 Rencana pengembalian dana pinjaman

Jangka waktu pengembalian : -

Masa tenggang pembayaran : -

7.6 Angguna yang dimiliki

1) Jenis anggunan : -

2) Spesifikasi dank et lain : -

3) Aspek Legalitas : -

4) Nilai Anggun : -

8. ANALISIS DAMPAK RESIKO USAHA

8.1 Dampak terhadap masyarakat sekitar

Ø Dampak pemasaran terhadap masayarakat

Dampak negative tidak ada - dampak postif masyarakat lebih dimanjakan karena system pemasaran kami door to door.

Ø Dampak produksi dan technologi terhadap masyarakat

Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.

8.2 Dampak terhadap lingkungan

Ø Dampak produksi dan technologi terhadap lingkungan

Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.

8.3 Analisis resiko usaha

Ø Adanya laju inflasi yang tinnggi sehingga konumsi masyarakat turun drastic, yang berimbas pada penghasilan yang diterima oleh perusahaan kami.

Ø Adanya piutang yang tidak dapat tertagih.

Ø Adanya kejadian luar biasa.

8.4 Antisipasi resiko usaha

Ø Memberikan hak paten terhadap merek perusahaan dan mengasuransikan perusahaan beserta asset yang dimiliki.

Ø Memberikan potongan untuk pembayaran tertentu, agar estimasi piutang tidak tertagih tidak terlalu tinggi.

APBN

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, atau disingkat APBN, adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan negara Indonesia yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat. APBN berisi daftar sistematis dan terperinci yang memuat rencana penerimaan dan pengeluaran negara selama satu tahun anggaran (1 Januari - 31 Desember). APBN, Perubahan APBN, dan Pertanggungjawaban APBN setiap tahun ditetapkan dengan Undang-Undang.

Penyusunan APBN

Pemerintah mengajukan Rancangan APBN dalam bentuk RUU tentang APBN kepada DPR. Setelah melalui pembahasan, DPR menetapkan Undang-Undang tentang APBN selambat-lambatnya 2 bulan[1] sebelum tahun anggaran dilaksanakan.

[sunting]Pelaksanaan APBN

Setelah APBN ditetapkan dengan Undang-Undang, pelaksanaan APBN dituangkan lebih lanjut dengan Peraturan Presiden.

Berdasarkan perkembangan, di tengah-tengah berjalannya tahun anggaran, APBN dapat mengalami revisi/perubahan. Untuk melakukan revisi APBN, Pemerintah harus mengajukan RUU Perubahan APBN untuk mendapatkan persetujuan DPR.Perubahan APBN dilakukan paling lambat akhir Maret, setelah pembahasan dengan Badan anggaran DPR[2].

Dalam keadaan darurat (misalnya terjadi bencana alam), Pemerintah dapat melakukan pengeluaran yang belum tersedia anggarannya.

: Perhitungan peneriamaan Pendapatan Nasional ::.

20042010

Money

Pendapatan negara dapat dihitung dengan tiga pendekatan, yaitu:

· Pendekatan pendapatan, dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.

· Pendekatan produksi, dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa danbarang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).

· Pendekatan pengeluaran, dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (X M)

1. Perhitungan Pendapatan Nasional
a. Metode Produksi
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y = [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
b. Metode Pendapatan
Pendapatan nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage, interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu negara selama satu periode.
Y = r + w + i + p
c. Metode Pengeluaran
Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara selama satu tahun.
Y = C + I + G + (X – M)

2.

1. Strategi yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pembangunan ekonomi

a) STRATEGI UPAYA MINIMUM KRITIS (CRITICAL MINIMUM EFFORT)

· Menaikkan pendapatan perkapita pd tingkat pembangunan berkesinambungan (SUSTAINABLE) : terjadi laju pertum,buhan penduduk (HARVEY LEIBSTEIN).

· Setiap ekonomi tergantung HAMBATAN & RANGSANGAN.

Hambatan : menurunkan pendapatan perkapita dari tingkat sebelumnya

Rangsangan : menaikkan pendapatan perkapita

b) STRATEGI PEMBANGUNAN SEIMBANG

Para ekonom Teori Dorongan Besar-Besaran (BIG PUSH THEORY)

Yaitu pembangunan di berbagai jenis industri secara bersamaan (SIMULTANEOUS) sehingga industri tersebut saling menciptakan pasar. Diperlukan keseimbangan antara DEMAND & SUPPLY.

c) STRATEGI PEMBANGUNAN TAK SEIMBANG

ALBERT O. HIRSCHMAN dan PAUL STREETEN : pola yang lebih cocok untuk mempercepat pembangunan di negara yang sedang berkembang, karena :

Secara historis pembangunan ekonomi coraknya tidak seimbang

Mempertinggi efesiensi penggunaan Sumber daya tersedia

Pembangunan tak seimbang menimbulkan KEMACETAN (BETTLENECKS) yaitu gangguan dlm proses pembangunan tetapi akan menjadi pendorong pembangunan selanjutnya.

Pembangunan ekonomi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.

Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.

Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional[1]. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.

Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.

Faktor

Sumber daya alam yang dimiliki mempengaruhi pembangunan ekonomi.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi.

Faktor ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan.

Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaaniklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. Sementara itu, keahlian dankewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi).

Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada.

Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat, keadaan politik, kelembagaan, dan sistem yang berkembang dan berlaku.

STRATEGI PEMBANGUNAN

1. Strategi Pembangunan Bidang Ekonomi

Pembangunan bidang ekonomi ditujukan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat pada umumnya. Tujuan tersebut terindikasi dari menurunnya angka kemiskinan, terciptanya kesempatan kerja, termanfaatkan dan terkelolanya seluruh sumberdaya secara produktif, meningkatnya pertumbuhan ekonomi di semua sektor dan meningkatnya pendapatan masyarakat.

2. Strategi Pembangunan Bidang Sosial Budaya

Pembangunan bidang sosial budaya merupakan salah satu pendukung bagi tercapainya peningkatan derajat dan kualitas kesejahteraan masyarakat. Bidang ini antara lain meliputi pendidikan, kesehatan, keluarga sejahtera, pemuda dan olahraga, kependudukan dan catatan sipil, dan pemberdayaan perempuan.

3 Strategi Pembangunan Bidang Prasarana dan Sarana

Prasarana dan sarana, baik untuk mendukung pembangunan ekonomi maupun untuk kepentingan pembinaan sosial, mutlak harus disediakan. Pembangunan prasarana dan sarana, khususnya yang bersifat fisik harus direncanakan secara tepat dan komprehensif mengingat besarnya anggaran yang diserap pada bidang ini.

5. Strategi Pembangunan Bidang Pemerintahan

Pembangunan bidang pemerintahan pada prinsipnya ditujukan untuk membangun sistem dan tata pemerintahan yang baik. Melalui upaya ini diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal. Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang jujur, bersih, berwibawa, adil, bijaksana, dan transparan, serta lebih mengedepankan kepentingan publik.

6. Strategi Pembangunan Bidang Keamanan dan Ketertiban

Keamanan dan ketertiban merupakan inti dari tujuan dan sasaran pembangunan pada umumnya, di samping juga sebagai salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakat.

7.Strategi Pembangunan Bidang Agama

Pemahaman mereka terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam ajaran Islam relatif masih kurang. Upaya penegakan hukum syariat Islam, misalnya, juga masih dihadapkan pada banyak kendala. Pencurian, perampokan, dan kegiatan melanggar syariah lainnya masih belum atau kurang tersentuh dengan hukum syariat Islam.

Strategi Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari ciri khas ekonomi keluarga sebagaimana yang dituliskan oleh Suryati Rizal dan kawan-kawan bahwa ciri khas ekonomi keluarga di negara-negara maju pada umunya adalah (a). Hidup serba kecukupan, ketersediaan sandang pangan dan pangan berlebihan, (b). Tinggal diperumahan mewah, cukup listrik, dan air minum. (c). kemampuan untuk memperoleh pendidikan keluarga sangat besar bahkan bisa studi negeri, (d). kemampuan perolehan kesehatan yang serba kecukupan dan (e). pendapatan keluarga relative bahkan berlebihan (.Suryati Rizal, Sistim Ekonomi Indonesia, FISIP – UI – 2008)

1. SISTEM EKONOMI
1. Pengertian
Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran
2. Macam-macam sistem ekonomi
a. Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah
1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan,
2) tanah merupakan sumber kehidupan,
3) belum mengenal adanya pembagian kerja,
4) pertukaran secara barter,
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan.
b. Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya diatur oleh pusat.
Ciri-ciri ekonomi komando adalah
1) semua sumber dan alat produksi dikuasai negara,
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada,
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) Pembagian kerja diatur negara,
5) Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan.
c. Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wisata, dan pemerintah hanya mengawasi jalannya perekonomian.
Ciri-ciri ekonomi pasar adalah
1) sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta,
2) rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3) munculnya persaingan antarpengusaha
4) dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok, yaitu pemilik faktor produksi dan pekerja / buruh
d. Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi komando dan pasar, t ciri-ciri ekonomi pasar adalah.
1) Alat produksi yang vital dikuasai negara
2) Alat produksi yang kurang penting dikelola swasta
3) Perekonomian dilaksanakan bersama antara pemerintah dan masyarakat
4) Hak milik diakui sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan umum

PERI (Prekonomian Indonesia)

1. SISTEM EKONOMI
1. Pengertian
Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran
2. Macam-macam sistem ekonomi
a. Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi di mana kegiatan ekonominya yang masih sangat sederhana
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah
1) masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan,
2) tanah merupakan sumber kehidupan,
3) belum mengenal adanya pembagian kerja,
4) pertukaran secara barter,
5) tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan.
b. Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya diatur oleh pusat.
Ciri-ciri ekonomi komando adalah
1) semua sumber dan alat produksi dikuasai negara,
2) hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada,
3) kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
4) Pembagian kerja diatur negara,
5) Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan.
c. Sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang sepenuhnya dilaksanakan oleh wisata, dan pemerintah hanya mengawasi jalannya perekonomian.
Ciri-ciri ekonomi pasar adalah
1) sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta,
2) rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
3) munculnya persaingan antarpengusaha
4) dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok, yaitu pemilik faktor produksi dan pekerja / buruh
d. Sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari sistem ekonomi komando dan pasar, t ciri-ciri ekonomi pasar adalah.
1) Alat produksi yang vital dikuasai negara
2) Alat produksi yang kurang penting dikelola swasta
3) Perekonomian dilaksanakan bersama antara pemerintah dan masyarakat
4) Hak milik diakui sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan umum