Cari Blog Ini
Selasa, 30 November 2010
behind the scene of mabir
Ketua Pelaksana (Ketuplak),,,, tentunya mempunyai tugas mengatur segala persiapan acara, apa aja yang perlu dipersiapkan ya dipersiapkan,,,, ketuplak tidak bisa ngelakuin itu sendiri dunkz, banyak temen2 yang udh bantuin, ada danies , ragil ,ari, alin, andri, azmi,dan yang terahir ada avian.,.tu kan banyak yang bantuin ketuplak hehehe
Tugas pertama ketuplak itu membuat struktur organisasi kepanitian, ketua umumnya tuh ada kang inggin ginanjar akuntansi 2008, ketuplaknya tuh aq sndiri, sekre atik, bendahara ade, lalu dibawahnya disusul oleh divisi2 terkait ada divisi Acara koordinatornya Danies, divisi danus koordinatornya ragil, divisi pubdok koordinatornya ari, divisi logistic koordinatornya andri, divisi transportasi coordinator azmi, dan nieh yang trahir divisi dekorasi coordinator fian…-@ mudahkan maen tunjuk aja tu tugas ketuplak,.,.,.,..,-- @;@hehe
Setelah kepanitian terbentuk lalu di adain rapat perdana yg mana rapat perdana ini harus dihadiri oleh seluruh panitia yang sifatnya wajib kudu harus datang (eemm bisa dibilang fardu’ain kali yah), tapi dikarenakan kampus yg jaraknya cukup berjauhan,ditambah lagi waktu itu libur semester yg mana smua panitia pada pulang kampung, so rapat perdananya hanya dihadiri oleh segelintir orang saja dan alhamdhulilahnya rapatnya bisa berjalan scara efektif dan efisien ..@
Rapat kami adain setiap minggu sekali sampai hari Hnya, knp setiap minggu ? supaya qt bisa melihat perkmbangan dari stiap divisi tiap minggu..,- getoeh,.,--
Wahhh kren abiezz deh, pd stiap kali qt rapat adaaaaaaaaa aj msalah yg dbicarain,.,- kumplitt deh..T>T,.-@
• Masalah yg paling konyol tu ya, masak peserta dari kampus gerlong baik ihwan maupun ahwat mau dibawa pkek truknya TNI (emank beras ap dibawa pkek truk, uppzZZ), kan kasian, slah satu panitia berkomentar kyak gtu,,,--
tp mau gmn lg dana kita udh tidak cukup kata pnitia yg satunya lg brkomntar,.,--@@ untung gak disuruh jlan,.,.hehe (uwahh tega yah)
hadddowww.,.,-- pusing ((@;@))))” nah dsitu tgas ktuplak bwt mngambil kputusan (making decision)..—
Ucapan terimakasi dari ketuplak mabir kepada :
1. Presiden gamus kang adi susanto, yang selalu memberi motivasi kepada panitia agar selalu ttp istiqomah dijalan allah swt.
2. Sekjen dari kampus gerlong dan dakol kang afdil dan kang tofik serta jajaranya.
3. Kang inggin ginanjar sabagai ketua umum mabir yg selalu memberika arahan kpd panitia mengenai mekanisme acara.
4. Atik ayu wardani sebagai sekretaris dan sebagai divisi serabutan hehehe kreeennnnn pulllL, thank y tik, atas pemikirannya yang kreatiff,,..@
5. Ade sebagai bendahara makasi ya de..,.@
6. Danies sebagi coordinator divisi acara
7. Alin sebagi coordinator divisi konsumsi
8. Ragil sebagi coordinator divisi Danus
9. Ari sebagi coordinator divisi pubdok
10. Fian sebagi coordinator divisi dekorasi
11. Azmi sebagi coordinator divisi transportasi
12. Terimakasi pada semua panitia yg gak bisa disebutin satu persatu,.,.,--@@ (thanks all)
Wassalam.,.— wamagi62@yahoo.co.id
Atik editin, kalo kurang manis tambahin gula, klo kurang pedes tambahin cabe pokoknya bikin enak deh tik,.,.,---keiyyyy.,.---hehe
Mohamad anis
Bandung, 25 november 2010
Minggu, 25 Juli 2010
Daftar sekolah tinggi ikatan dinas
1. Departemen dalam negri (IPDN)
Jl raya Jatinangor km 20 sumedang jawa barat, telp (022) 7798252, website http://ipdn.ac.id
2. Departemen Keuangan , Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN)
Jl Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tanggerang. Website www.stan.ac.id
3. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG)
Jl Perhubungan I no 5 Komplek metro, pondok betung, bintaro, tanggerang. Website www.amg.ac.id
4. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat
Jl Raya Setu Km 3,5 Cibuntu Cibitung Bekasi Jawa barat. Website www.sttd.wetpaint.com
5. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)
JL Otto iskandardinata no 64c Jakarta. Website www.stis.ac.id
6. Sekolah Tinggi Perikanan – Jakarta
Jl AUP, Rt 001/09, Pasar Minggu Jakarta selatan. Website www.stp.dkp.go.id
7. Akademi Kimia Analis Jawa Barat
Jl. Ir. H. Juanda 7 Bogor. Website www.aka.ac.id
8. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
Jl Dr setiabudi 186, bandung. Website www.stp-bandung.ac.id
9. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten
Jl Raya PLP Curug Tanggerang. website http://www.stpicurug.ac.id/
10. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta
Jl Timbul 34, Cipedak Jagakarsa Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id
11. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta
Jl raya gandul Cinere Jakarta selatan. website www.pdat.co.id
12. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya
Jl Pucang Jajar tengah 56 Surabaya. website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id
13. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta
Jl tata bumi 5 banyuraden, gampingan Sleman Yogyakarta. website www.stpn.ac.id
14. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta
Jl Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih Jakarta Pusat. website www.pdat.co.id
15. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat
Jl H Juanda 367 Bandung. website www.stks.ac-id.net
16. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat
Jl Jakarta No. 31 Bandung. Website www.stttekstil.ac.id
17. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi
Jl Cimandiri 34-38, bandung. Website www.lan.go.id
18. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)
Jl Raya Haji Usa Desa Putat Nutug Ciseeng Bogor. Website www.stsn-nci.ac.id
Pesan orang tua kepada anaknya :
Setiap kali aku bertemu dengan orang tua ku beliau tiada henti-hentinya menasehati aku, orantua ku selalu menyuruh aku untuk sealu berbuat baik dan belajar, beliau mengatakan “belajar yg rajin nak agar menjadi orang pandai”…seiring berjalannya waktu perlahan aku menginjak bangku kuliahan dan setatus ku saat ini adalah seorang mahasiswa institute manajemen Telkom.
Orantua ku menasehati aku kalau :
1. Mencari pekerjaan yang menjanjikan (minimal cukup untuk keluarganya kalau bisa lebih dari cukup)
2. Mencari pekerjaan yang tidak hanya memeras energy mu nak, baik pikiran maupun fisik. Setelah di peras dan kamu sakit, kamu di terlantarkan oleh perusahaan dan perusahaan merasa itu bukan tanggung jawab perusahaan, dan perusahaan tidak tahu menahu akan hal itu. mending cari pekerjaan yang lain yang lebih menjanjikan, seandainya sulit untuk hal semacam itu,maka ambillah saja nak, meskipun berat hati dengan niat semata-mata hanya untuk allah dan membahagiakan keluarga.
3. Menyisihkan uang utuk masa depan (tunjangan hari tua), agar ntar dihari tua kamu dan istri mu g usah banting tulang untuk mencari sesuap nasi.
4. Menyisihkan sebagian uang sebagai biaya atas ansuransi, segala sesuatu yang merasa dierlukan untuk diangsuransikan kita asuransika. (kesehatan, biaya pendidikan, tabungan masa depan, rumah, mobil dan lain2, jika itu mersa perlu)
5. Mencari pasiv income maksudnya kita dapat investasikan uang kita kepada perusahaan-perusahaan yang munafid. itu dapat kita lakukan dengan cara membeli saham, mendepositokan uang,membeli obligasi, warren, serta wesel, menginvestasikan ke perusahaan waralaba, atau perusahaan sejenisnya yang sistimnya bagi hasil…system syariah
6. Dan satu lagi yang jangan pernah kamu lupa nak,,,,”barang siapa bersyukur akan nikmatKU, maka akan AKU tambah nikmat yang KU berikan, dan barang siapa yang kufur akan nikmat ku niscaya adzab KU amatlah pedih.
7. Dan yang terahir jangan pernah tinggalkan sholat, karena sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Jika sholat mu bagus otomatis semua amalan mu juga akan bagus……
INSYALLAH I”LL SUCCESS,.,.,.,.,!!
Minggu, 11 Juli 2010
Jual-Beli Saham Dalam Pandangan Islam
Namun, ketika Khilafah hancur tahun 1924, kondisi berubah total. Kaum Muslim makin terjerumus dalam sistem ekonomi yang dipaksakan penjajah kafir, yakni sistem Kapitalisme yang memang tidak mengenal halal-haram. Ini karena akar sistem Kapitalisme adalah paham sekularisme yang menyingkirkan agama sebagai pengatur kehidupan publik, termasuk kehidupan ekonomi.
Walhasil, seperti kata as-Salus, kaum Muslim akhirnya hidup dalam sistem ekonomi yang jauh dari Islam, seperti sistem perbankan dan pasar modal (burshah al-awraq al-maliyah) (Ibid., hlm. 464). Tulisan ini bertujuan menjelaskan fakta dan hukum seputar saham dan pasar modal dalam tinjauan fikih Islam.
Fakta Saham
Saham bukan fakta yang berdiri sendiri, namun terkait dengan pasar modal sebagai tempat perdagangannya dan juga terkait dengan perusahaan publik (perseroan terbatas/PT) sebagai pihak yang menerbitkannya. Saham merupakan salah satu instrumen pasar modal (stock market). Dalam pasar modal, instrumen yang diperdagangkan adalah surat-surat berharga (securities) seperti saham dan obligasi, serta berbagai instrumen turunannya (derivatif) yaitu opsi, right, waran, dan reksadana. Surat-surat berharga yang dapat diperdagangkan inilah yang disebut efek (Hasan, 1996).
Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Dalam Keppres RI No. 60 tahun 1988 tentang Pasar Modal, saham didefinisikan sebagai, “surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas sebagaimana diatur dalam KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau Staatbald No. 23 Tahun 1847).” (Junaedi, 1990). Adapun obligasi (bonds, as-sanadat) adalah bukti pengakuan utang dari perusahaan (emiten) kepada para pemegang obligasi yang bersangkutan (Siahaan & Manurung, 2006).
Selain terkait dengan pasar modal, saham juga terkait dengan PT (perseroan terbatas, limited company) sebagai pihak yang menerbitkannya. Dalam UU No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas pasal 1 ayat 1, perseroan terbatas didefinisikan sebagai, “badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, yang melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham”. Modal dasar yang dimaksud terdiri atas seluruh nilai nominal saham (Ibid., pasal 24 ayat 1).
Definisi lain menyebutkan, perseroan terbatas adalah badan usaha yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak dan kewajiban para pendiri maupun pemiliknya (M. Fuad, et.al., 2000). Jadi, sesuai namanya, keterlibatan dan tanggung jawab para pemilik PT hanya terbatas pada saham yang dimiliki. Perseroan terbatas sendiri juga mempunyai kaitan dengan bursa efek. Kaitannya, jika sebuah perseroan terbatas telah menerbitkan sahamnya untuk publik (go public) di bursa efek, maka perseroan itu dikatakan telah menjadi “perseroan terbatas terbuka” (Tbk).
Fakta Pasar Modal
Pasar modal adalah sebuah tempat modal diperdagangkan antara pihak yang memiliki kelebihan modal (pihak investor) dan orang yang membutuhkan modal (pihak issuer/emiten) untuk mengembangkan investasi. Dalam UU Pasar Modal No. 8 tahun 1995, pasar modal didefinisikan sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.” (Muttaqin, 2003).
Para pelaku pasar modal ini ada 6 (enam) pihak, yaitu:
1. Emiten, yaitu badan usaha (perseroan terbatas) yang menerbitkan saham untuk menambah modal, atau menerbitkan obligasi untuk mendapatkan utang dari para investor di Bursa Efek.
2. Perantara Emisi, yang meliputi 3 (tiga) pihak: a. Penjamin Emisi (underwriter), yaitu: perusahaan perantara yang menjamin penjualan emisi, dalam arti, jika saham atau obligasi belum laku, penjamin emisi wajib membeli agar kebutuhan dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana; b. Akuntan Publik, yaitu pihak yang berfungsi memeriksa kondisi keuangan emiten dan memberikan pendapat apakah laporan keuangan yang telah dikeluarkan oleh emiten wajar atau tidak. c. Perusahaan Penilai (appraisal), yaitu perusahaan yang berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten, apakah nilai aktiva emiten wajar atau tidak.
3. Badan Pelaksana Pasar Modal, yaitu badan yang mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal, termasuk mencoret emiten (delisting) dari lantai bursa dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar peraturan pasar modal. Di Indonesia Badan Pelaksana Pasar Modal adalah BAPEPAM (Badan Pengawas dan Pelaksana Pasar Modal) yang merupakan lembaga pemerintah di bawah Menteri Keuangan.
4. Bursa Efek, yakni tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha. Di Indonesia terdapat dua Bursa Efek, yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dikelola PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya.
5. Perantara Perdagangan Efek, yaitu makelar (pialang/broker) dan komisioner yang hanya lewat kedua lembaga itulah efek dalam bursa boleh ditransaksikan. Makelar adalah perusahaan pialang (broker) yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan orang lain dengan memperoleh imbalan. Adapun komisioner adalah pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan sendiri atau untuk orang lain dengan memperoleh imbalan.
6. Investor, yaitu pihak yang menanamkan modalnya dalam bentuk efek di bursa efek dengan membeli atau menjual kembali efek tersebut (Junaedi, 1990; Muttaqin, 2003; Syahatah & Fayyadh, 2004).
Dalam pasar modal, proses perdagangan efek (saham dan obligasi) terjadi melalui tahapan pasar perdana (primary market), kemudian pasar sekunder (secondary market). Pasar perdana adalah penjualan perdana saham dan obligasi oleh emiten kepada para investor, yang terjadi pada saat IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum pertama. Kedua pihak yang saling memerlukan ini tidak bertemu secara fisik dalam bursa, tetapi melalui pihak perantara seperti dijelaskan di atas. Dari penjualan saham dan efek di pasar perdana inilah pihak emiten memperoleh dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya.
Adapun pasar sekunder adalah pasar yang terjadi sesaat atau setelah pasar perdana berakhir. Maksudnya, setelah saham dan obligasi dibeli investor dari emiten, investor tersebut lalu menjual kembali saham dan obligasi kepada investor lainnya, baik dengan tujuan mengambil untung dari kenaikan harga (capital gain) maupun untuk menghindari kerugian (capital loss). Perdagangan di pasar sekunder inilah yang secara reguler terjadi di bursa efek setiap harinya.
Jual-Beli Saham dalam Pasar Modal Menurut Islam
Para ahli fikih kontemporer sepakat, bahwa haram hukumnya memperdagangkan saham di pasar modal dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang haram. Misalnya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi minuman keras, bisnis babi dan apa saja yang terkait dengan babi; jasa keuangan konvensional seperti bank dan asuransi; industri hiburan, seperti kasino, perjudian, prostitusi, media porno; dan sebagainya. Dalil yang mengharamkan jual-beli saham perusahaan seperti ini adalah semua dalil yang mengharamkan segala aktivitas tersebut. (Syahatah dan Fayyadh, Bursa Efek: Tuntunan Islam dalam Transaksi di Pasar Modal, hlm. 18; Yusuf as-Sabatin, Al-Buyû‘ al-Qadîmah wa al-Mu‘âshirah wa al-Burshat al-Mahalliyyah wa ad-Duwaliyyah, hlm. 109).
Namun, jika saham yang diperdagangkan di pasar modal itu adalah dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha halal (misalnya di bidang transportasi, telekomunikasi, produksi tekstil, dan sebagainya) Syahatah dan Fayyadh berkata, “Menanam saham dalam perusahaan seperti ini adalah boleh secara syar‘i…Dalil yang menunjukkan kebolehannya adalah semua dalil yang menunjukkan bolehnya aktivitas tersebut.” (Syahatah dan Fayyadh, Ibid., hlm. 17).
Namun demikian, ada fukaha yang tetap mengharamkan jual-beli saham walau dari perusahaan yang bidang usahanya halal. Mereka ini, misalnya, Taqiyuddin an-Nabhani (2004), Yusuf as-Sabatin (Ibid., hlm. 109) dan Ali as-Salus (Mawsû‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu‘âshirah, hlm. 465). Ketiganya sama-sama menyoroti bentuk badan usaha (PT) yang sesungguhnya tidak islami. Jadi, sebelum melihat bidang usaha perusahaannya, seharusnya yang dilihat lebih dulu adalah bentuk badan usahanya, apakah ia memenuhi syarat sebagai perusahaan islami (syirkah islâmiyah) atau tidak.
Aspek inilah yang tampaknya betul-betul diabaikan oleh sebagian besar ahli fikih dan pakar ekonomi Islam saat ini. Terbukti, mereka tidak menyinggung sama sekali aspek krusial ini. Perhatian mereka lebih banyak terfokus pada identifikasi bidang usaha (halal/haram), dan berbagai mekanisme transaksi yang ada, seperti transaksi spot (kontan di tempat), transaksi option, transaksi trading on margin, dan sebagainya (Junaedi, 1990; Zuhdi, 1993; Hasan, 1996; az-Zuhaili, 1996; al-Mushlih & ash-Shawi, 2004; Syahatah & Fayyadh, 2004).
Taqiyuddin an-Nabhani dalam An-Nizhâm al-Iqtishâdi (2004) menegaskan bahwa perseroan terbatas (PT, syirkah musâhamah) adalah bentuk syirkah yang batil (tidak sah), karena bertentangan dengan hukum-hukum syirkah dalam Islam. Kebatilannya antara lain karena dalam PT tidak terdapat ijab dan kabul sebagaimana dalam akad syirkah. Yang ada hanyalah transaksi sepihak dari para investor yang menyertakan modalnya dengan cara membeli saham dari perusahaan atau dari pihak lain di pasar modal, tanpa ada perundingan atau negosiasi apa pun baik dengan pihak perusahaan maupun pesero (investor) lainnya. Tidak adanya ijab-kabul dalam PT ini sangatlah fatal, sama fatalnya dengan pasangan laki-laki dan perempuan yang hanya mencatatkan pernikahan di Kantor Catatan Sipil, tanpa adanya ijab dan kabul secara syar‘i. Sangat fatal, bukan? Maka dari itu, pendapat kedua yang mengharamkan bisnis saham ini (walau bidang usahanya halal) adalah lebih kuat (râjih), karena lebih teliti dan jeli dalam memahami fakta, khususnya yang menyangkut bentuk badan usaha (PT). Apalagi sandaran pihak pertama yang membolehkan bisnis saham—asalkan bidang usaha perusahaannya halal—adalah al-Mashâlih al-Mursalah, sebagaimana analisis Yusuf As-Sabatin (Ibid., hlm. 53). Padahal menurut Taqiyuddin an-Nabhani, al-Mashâlih al-Mursalah adalah sumber hukum yang lemah, karena ke-hujjah-annya tidak dilandaskan pada dalil yang qath‘i (Asy-Syakhshiyah al-Islâmiyah, III/437).
Wallâh a‘lam bi ash-shawâb. [KH M. Shiddiq al-Jawi]
Daftar Pustaka
Al-Mushlih, Abdullah & Ash-Shawi, Shalah, Fikih Ekonomi Keuangan Islam (Mâ Lâ Yasa’u at-Tâjir Jahlah), Penerjemah Abu Umar Basyir. Jakarta Darul Haq, 2004.
An-Nabhani, Taqiyuddin, An-Nizhâm al-Iqtishâdi fî al-Islâm. Beirut: Darul Ummah, Cetakan VI, 2004.
As-Sabatin, Yusuf Ahmad Mahmud, Al-Buyû‘ al-Qadîmah wa al-Mu‘âshirah wa al-Burshat al-Mahalliyyah wa ad-Duwaliyyah. Beirut: Darul Bayariq, 2002.
As-Salus, Ali Ahmad, Mawsû‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu‘âshirah wa al-Iqtishâd al-Islâmi. Qatar: Daruts Tsaqafah, 2006.
Az-Zuhaili, Wahbah, Al-Fiqh al-Islâmi wa Adillatuhu, Juz IX (Al-Mustadrak). Damaskus: Darul Fikr, 1996.
Fuad, M, et.al., Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000.
Hasan, M. Ali, Masail Fiqhiyah: Zakat, Pajak, Asuransi, dan Lembaga Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 1996.
Junaedi, Pasar Modal Dalam Pandangan Hukum Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 1990.
Muttaqin, Hidayatullah, Telaah Kritis Pasar Modal Syariah, http://www.e-syariah.org/jurnal/?p=11, 20 des 2003.
Siahaan, Hinsa Pardomuan & Manurung, Adler Haymans, Aktiva Derivatif: Pasar Uang, Pasar Modal, Pasar Komoditi, dan Indeks. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2006.
Syahatah, Husein & Fayyadh, Athiyah, Bursa Efek: Tuntunan Islam dalam Transaksi di Pasar Modal (Adh-Dhawâbit asy-Syar‘iyah li at-Ta‘âmul fî Sûq al-Awraq al-Mâliyah), Penerjemah A. Syakur. Surabaya: Pustaka Progressif, 2004.
Tarban, Khalid Muhammad, Bay’u ad-Dayn Ahkâmuhu wa Tathbîquha al-Mu‘âshirah (Al-Azhar: Dar al-Bayan Al-’Arabi). Beirut: Dar al-Kutub al-’Ilmiyah, 2003.
Zuhdi, Masjfuk, Masâ’il Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam. Jakarta: CV Haji Masagung, 1993.
Jumat, 04 Juni 2010
let's do it

Setiap apa yang kita kerjakan secara tidak langsung akan kembali pada diri kita,,, entah itu perbuatan baik yang menguntungkan banayak kalangan, maupun perbuatan yang tidak terpuji yang merugikan seseorang, seperti membuka aib seseorang sehingga menghilang kehormatan orang tersebut .,.,!!!!
kasian bener orang yang tak beruntung tersebut,,, tapi setiap kejadian pasti ada hikmahnya,, dan orang yang cerdas adalah orang belajar dari pengalaman dan kesalahan....!!!
Sabar adalah solusi yang tepat bagi orang tersebut, karena dengan sabarlah hati kita akan tenang dan damai.,.,!!!!
(Sebuah tulisan sederhana yang insyallah dapat merubah penulis maupun pembaca,,,)
Selasa, 01 Juni 2010
Surat dari tahun 2070
Kepada
Yth
Manusia
Di
Tahun 2000
Aku hidup di tahun 2070. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun.
Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih.
Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya.
Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral.
Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air.
Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.
Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: ”JANGAN MEMBUANG BUANG AIR”
Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya.Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari.
Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah.
Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air.
Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun.
Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang.
Morphology manusia mengalami perubahan... yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi. Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon]
Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun.
Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata.
Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi.
Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu.
Dia bertanya: - Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ?
Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. ..
Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian... dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir.
Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi... Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini !
Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang.
Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita.
Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak
AIR DAN
BUMI UNTUK MASA DEPAN
ThE jOkeR'
0813 885 92 444
021 9910 3243
DaLam reaLita, semUa banyak biCara
DibaLik keSadaRan, seMua banyak berhaRap
Tapi ketiKa tidak meLakuKan apa-apa,
seMua hanya penyaKit.
Sabtu, 29 Mei 2010
Business Plan
Kerajinan tangan dari stik es krim
Bandung, 25 mei 2010
1.
1. Ringkasan Eksekutif
Perusahaan STIXPAC berdiri pada tanggal 12 mei 2010, perusahaan ini didirikan oleh mahasiswa Institut Manajemen Telkom Bandung. Pendirian perusahaan ini dilatar belakangin oleh pemberian tugas oleh dosen Pengantar Manajemen Bisnis kami. Produk yang kami focuskan untuk diproduksi pada saat ini adalah figura dan tempat pensil, produk ini terbuat dari bahan baku es krim.
Penjualan selama kurang lebih 3 minggu sebesar Rp. 110.000,00 dan nilai kekayaan yang kami miliki pada saat ini sebesar kurang lebih Rp. 155.000,00. Rp. 155.000,00 itu terdiri dari bahan baku digudang sebesar 31.000,00 , bahan penolong Rp. 14.000,00 dan kas dari hasil penjualan sebesar Rp. 110.000,00.
Prospek pengembangan usaha kami kedepan dapat dikatakan bagus karena selain produk yang kami produksi tersebut sedikit produsen dan kami terus membuat produk sekreatif mungkin dan berbeda dari produsen yang ada dipasaran.
Target penjualan untuk minggu ke,-4,5,dan 6 sebesar Rp. 220.000 atau naik sebesar 50% dari penjualan minggu 1 s.d. 3. Dari penjualan tersebut laba disetorkan ke perusahaan sebagai penambahan modal dengan itu perusahaan kami dapat memproduksi produk kami lebih banyak. Jadi kebutuhan dana telah di penuhi dan tidak akan melakukan pinjaman.
2. Latar belakang perusahaan
2.1 Data perusahaan
1. nama perusahaan : stixpac
2. bidang usaha : kerajinan tangan
3. jenis produk : figura foto dan tempat pensil
4. alamat perusahaan : Jalan batik jonas 17, Bandung
5. alamat e-mail : majjah_oue@yahoo.co.id
6. Mulai berdiri : 12 mei 2010
2.2 Biodata penanggung jawab
1. Nama : Muhammad Halim
2. Jabatan : direktur utama
3. Tempat tanggal lahir : Bukit tinggi, 13 juni 1991
4. Alamat rumah : jalan ladang panjang 144/154c
5. Contact : 0828054580
6. Alamat e-mail :v4n_hali3m0691@yahoo.co.id
7. Pendidikan terakhir : SMA N 2 bukit tinggi
2.3 Struktur organisasi
2.4 Susunan pemilik
Nama | Modal disetor |
Iklas tri ramdani | Rp. 10.000 |
Dwi anggraeni | Rp.10.000 |
Muhammad halim | Rp.5.000 |
Mohamad anis | Rp.10.000 |
Aprisal herman AS | Rp.5.000 |
Muhammad shofiu zamani | Rp.10.000 |
Total | Rp.50.000 |
3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
3.1 Peroduk/Jasa yang dihasilkan
Ø Figura
Ø Kotak pensil
Keunggulan Produk yang dimiliki
Produk yang dihasilkan berbeda dengan produk-produk sejenis yang ada di pasaran. Dan produk ini juga unik.
3.2 Gambaran Pasar
Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Minggu Ke,- | Penjualan |
Minggu ke 1 | Rp. 30.000,00 |
Minggu ke 2 | Rp. 40.000,00 |
Minggu ke 3 | Rp. 40.000,00 |
Total Penjualan | Rp. 110.000,00 |
Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Penjelasan grafik
Pada minggu pertama penjualan mencapai omset sebesar Rp. 30.000,00, kami dapat menjual produk sebanyak 3 unit, kemudian pada minggu ke 2 kami memperluas pemasaran produk ternyata perluasan pemasaran tersebut membuahkan hasil. Produk yang berhasil kami jual sebanyak 4 unit yaitu sebesar Rp 40.000,00, minggu ke 3 omset penjualan sebesar Rp 40.000,00.
KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN
¨ PERSONAL SELLING
Kegiatan pemasaran bertipe personal selling ini lumayan membawakan hasil yang dapat dikatan optimum, karena penjualan/pemasaran ini dapat dikatakan dengan istilah menjemput bola, yaitu kami menghampiri konsumen.
3.3 TARGET
Gambaran karakteristik pembeli/pengguna
a) Mahasiswi dan mahasiswa
b) Ibu rumah tangga
c) Anak-anak sekolah
3.4 PROYEKSI PENJUALAN
Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Minggu Ke,- | Penjualan |
Minggu ke 4 | Rp. 40.000,00 |
Minggu ke 5 | Rp. 60.000,00 |
Minggu ke 6 | Rp. 120.000,00 |
Total Penjualan | Rp. 220.000,00 |
Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 4 minggu yang akan datang
3.5 STRATEGI PEMASARAN
ý PENGRMBANGAN PRODUK
ý PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
þ KEGIATAN PROMOSI
ý STRATEGI PENETAPAN HARGA
3.6 ANALISIS PESAING
PESAING | KEUNGGULAN | KELEMAHAN |
Penjualan Figura | ü Produk Inovatif ü Produk bermutu tinggi | |
3.7 SALURAN DISTRIBUSI
Wilayah pemasaran dan Jalur disribusi saat ini
1. Wilayah pemasaran saat ini adalah lokal wilayah bandung
2. Jalur distribusi dilakukan secara individu dari masing-masing anggota
3. Alamat gudang atau pabrik yaitu jalan batik ayu 21, Sukaluyu, Bandung
Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan
1. Wilayah pemasaran direncanakan yakninya lokal (bandung) dan regional
2. Jalur distribusi untuk kedepannya masih individu dan direncanakan pula dengan retailer
3. Rencana lokasi gudang sebagai penunjang bisnis masih alamat gudang sekarang ini
4. ANALISIS OPERASI
4.1 PROSES PRODUKSI
PROSES PRODUKSI | BAHAN BAKU | BAHAN PENOLONG | MESIN / ALAT PRODUKSI |
1. Mendesain bentuk figura yang akan dibuat | stik eskrim | - | - cutter - pulpen atau pensil |
2. Merangkai figura ataupun kontak pensil sesuai desain | Stik eskrim | Lem kayu Pulpen gel | - |
3. Penyelesaian dan proses pengeringan | - | - | - |
SKEMA PROSES PRODUKSI
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | |||
![]() | |||
Keunggulan proses yang dimiliki
NO | NAMA BARANG | KAPASITAS SAAT INI | RENCANA PENOINGKATAN KAPASITAS |
1. | Figura foto | 5 unit | 8 unit |
2. | Kotak pensil | 4 unit | 5 unit |
Jumlah | 9 unit | 13 unit |
4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU | KEBUTUHAN RATA-RATA PER BULAN | SUMBER |
Stik eskrim | 4 bungkus stik eskrim | Modal bersama |
BAHAN PENOLONG | KEBUTUHAN RATA-RATA PERBULAN | SUMBER |
Lem kayu | Setengah kaleng kecil | Modal bersama |
Pulpen gel | Satu pulpen gel | Modal bersama |
4.3 KAPASITAS PRODUKSI
Fasilitas dan mesin yang dimiliki
Pada saat ini belum menggunakan fasilitas dan mesin dalam memproduksi
Kapasitas produksi rata-rata per bulan
Pada saat produksi di bulan pertama atau minggu ke empat adalah 10-11 unit
4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
Strategi dan tahap-tahap rencana pengembangan produksi
Melaksanakan lomba dalam merangkai figura dan kotak pensil. Dalam pelaksanaan lomba tersebut akan diberikan referensi mengenai produk STIXPAC
Rencana penambahan fasilitas dan mesin produksi
Untuk penambahan fasilitas produksi seperti mesin, pada saat ini belum direncanakan dikarenakan adanya kendala dana dan sumber daya manusia.
4.5 VOLUME PENJUALAN SAAT INI
Volume penjualan saat ini
JENIS PRODUK | JUMLAH (unit) | TOTAL NILAI (Rp) |
Figura foto | 5 | 50.000 |
Tempat pensil | 4 | 60.000 |
TOTAL | 9 | 110.000 |
4.6 RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
Rencana peningkatan volume penjualan
JENIS PRODUK | JUMLAH (UNIT) | TOTAL NILAI (Rp) |
Figura foto | 8 | 80.000 |
Tempat pensil | 5 | 75.000 |
TOTAL | 13 | 150.000 |
5. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
5.1 Analisis kompetensi sdm
TINGKAT PENDIDIKAN | JUMLAH |
|
Tidak lulus SD | |
|
SD | |
|
SMP | |
|
SMU | 6 |
|
D1 | |
|
D3 / SARJANA MUDA | |
|
SARJANA MUDA | |
|
TOTAL | 6 |
|
BAGIAN / DEPARTEMEN | JUMLAH | |
PRODUKSI DAN PEMASARAN DILAKUKAN BERSAMA | 6 | |
TOTAL | 6 |
KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAINNYA
Anggota kelompok memiliki relasi yang banyak dan hal ini menguntungkan bagi peningkatan penjualan produk
5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
JABATAN | TINGKAT PENDIDIKAN | PNGALAMAN | KETERAMPILAN KHUSUS |
Marketing | D3 | - | Softskill komunikasi yang bagus |
Distributor | SLTA | - | - |
6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
1. Strategi pemasaran
Pemasaran dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Dipasarkan di lapangan gasibu pada saat pasar minggu
b. Pendistribusian langsung ke pemesan
c. Mempunyai tempat menetap seperti outlet
2. Strategi produksi
a) Produksi pertama kali dilakukan oleh kelompok
b) Mengembangkan kreativitas yang dimiliki oleh peserta kelompok
c) Memproduksi produk se ekonomis mungkin.
3. Strategi Keuangan
a) Laba di tiadakan, tapi dialihkan ke modal sebagai penambahan modal agar dapat memproduksi produk yang lebih banyak.
b) Setiap pengeluaran dan pemasukan di periksa secara teliti agar keluar masuknya uang efektif penggunaanya.
6.2 Tahapan Pengembangan Usaha
Kegiatan | Minggu ke,- | |||||||||||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | |
1) Memperluas pemasaran | | | | | V | | | | | | | |
Ke daerah yang telah | | | | | | | | | | | | |
Direncanakan. | | | | | | | | | | | | |
2) Memperbanyak produk | | | | | | | | V | | | | |
Yang akan di produksi | | | | | | | | | | | | |
7. ANALISIS KEUANGAN
7.1 Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Stixpac
Minggu 1,2,dan 3 bulan Mei 2010
A. Penerimaan | | |
Penerimaan penjualan | Rp. 110.000,00 | |
Penerimaan pinjaman | Rp. 0 | |
| | |
Total Penerimaan | | Rp. 110.000,00 |
| | |
B. Pengeluaran | | |
Bahan Baku : | | |
Ø Bahan Baku 1 | (Rp. 32.800,00) | |
Bahan Pembantu : | | |
Ø Bahan pembantu 1 | (Rp. 3.500,00) | |
Ø Bahan pembantu 2 | (Rp. 3.200,00) | |
Total bahan baku dan bahan penolong | | (Rp. 39.500,00) |
Selisih kas | | Rp. 70.500,00 |
Saldo awal kas | | Rp. 50.000,00 |
Saldo ahir | | Rp. 120.500,00 |
7.2 Rencana dan kebutuhan Investasi
Sesuai pernyataan dari Bab 4.4 bahwasanya kami selaku pemilik perusahaan Stixpac belum ada perencanaan untuk pengadaan kebutuhan investasi seperti mesin produksi , perlatan dan system informasi, hal itu semua dikarenakan belum stabilnya dana dan sumber daya yang kai miliki.
7.3 Rencana Arus Kas
Laporan Arus Kas
Stixpac
Untuk Minggu 4, 5, 6, dan 7 bulan Mei s.d. juni 2010
A. Penerimaan | | |
Penerimaan penjualan | Rp. 220.000,00 | |
Penerimaan pinjaman | Rp. 0 | |
| | |
Total Penerimaan | | Rp. 220.000,00 |
| | |
B. Pengeluaran | | |
Bahan Baku : | | |
Ø Bahan Baku 1 | (Rp. 65.600,00) | |
Bahan Pembantu : | | |
Ø Bahan pembantu 1 | (Rp. 3.500,00) | |
Ø Bahan pembantu 2 | (Rp. 6.400,00) | |
Total bahan baku dan bahan penolong | | (Rp. 75.500,00) |
Selisih kas | | Rp. 144.500,00 |
Saldo awal kas | | Rp. 120.500,00 |
Saldo ahir | | Rp. 265.000,00 |
7.4 Rencana Kebutuhan Pinjaman
Total kebutuhan nilai pinjaman : Rp 0,-
Total kebutuhan modal Investasi : Rp 0,-
Total nilai kebutuhan modal kerja : Rp 0,-
7.5 Rencana pengembalian dana pinjaman
Jangka waktu pengembalian : -
Masa tenggang pembayaran : -
7.6 Angguna yang dimiliki
1) Jenis anggunan : -
2) Spesifikasi dank et lain : -
3) Aspek Legalitas : -
4) Nilai Anggun : -
8. ANALISIS DAMPAK RESIKO USAHA
8.1 Dampak terhadap masyarakat sekitar
Ø Dampak pemasaran terhadap masayarakat
Dampak negative tidak ada - dampak postif masyarakat lebih dimanjakan karena system pemasaran kami door to door.
Ø Dampak produksi dan technologi terhadap masyarakat
Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.
8.2 Dampak terhadap lingkungan
Ø Dampak produksi dan technologi terhadap lingkungan
Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.
8.3 Analisis resiko usaha
Ø Adanya laju inflasi yang tinnggi sehingga konumsi masyarakat turun drastic, yang berimbas pada penghasilan yang diterima oleh perusahaan kami.
Ø Adanya piutang yang tidak dapat tertagih.
Ø Adanya kejadian luar biasa.
8.4 Antisipasi resiko usaha
Ø Memberikan hak paten terhadap merek perusahaan dan mengasuransikan perusahaan beserta asset yang dimiliki.
Ø Memberikan potongan untuk pembayaran tertentu, agar estimasi piutang tidak tertagih tidak terlalu tinggi.
Kerajinan tangan dari stik es krim
Bandung, 25 mei 2010
Disusun oleh :
1. Aprisal Herman AS (109200006)
2. Dwi anggraeni (1092000)
3. Ikhlas Tri Ramdhani (1092000)
4. Muhammad Shofiuzamani (1092000)
5. Mohamad Anis (109200030)
6. Muhammad Halim (109200032)
Jalan Batik Jonas 17, Bandung – Jawa Barat
Contact Person : 085274720408
1. Ringkasan Eksekutif
Perusahaan STIXPAC berdiri pada tanggal 12 mei 2010, perusahaan ini didirikan oleh mahasiswa Institut Manajemen Telkom Bandung. Pendirian perusahaan ini dilatar belakangin oleh pemberian tugas oleh dosen Pengantar Manajemen Bisnis kami. Produk yang kami focuskan untuk diproduksi pada saat ini adalah figura dan tempat pensil, produk ini terbuat dari bahan baku es krim.
Penjualan selama kurang lebih 3 minggu sebesar Rp. 110.000,00 dan nilai kekayaan yang kami miliki pada saat ini sebesar kurang lebih Rp. 155.000,00. Rp. 155.000,00 itu terdiri dari bahan baku digudang sebesar 31.000,00 , bahan penolong Rp. 14.000,00 dan kas dari hasil penjualan sebesar Rp. 110.000,00.
Prospek pengembangan usaha kami kedepan dapat dikatakan bagus karena selain produk yang kami produksi tersebut sedikit produsen dan kami terus membuat produk sekreatif mungkin dan berbeda dari produsen yang ada dipasaran.
Target penjualan untuk minggu ke,-4,5,dan 6 sebesar Rp. 220.000 atau naik sebesar 50% dari penjualan minggu 1 s.d. 3. Dari penjualan tersebut laba disetorkan ke perusahaan sebagai penambahan modal dengan itu perusahaan kami dapat memproduksi produk kami lebih banyak. Jadi kebutuhan dana telah di penuhi dan tidak akan melakukan pinjaman.
2. Latar belakang perusahaan
2.1 Data perusahaan
1. nama perusahaan : stixpac
2. bidang usaha : kerajinan tangan
3. jenis produk : figura foto dan tempat pensil
4. alamat perusahaan : Jalan batik jonas 17, Bandung
5. alamat e-mail : majjah_oue@yahoo.co.id
6. Mulai berdiri : 12 mei 2010
2.2 Biodata penanggung jawab
1. Nama : Muhammad Halim
2. Jabatan : direktur utama
3. Tempat tanggal lahir : Bukit tinggi, 13 juni 1991
4. Alamat rumah : jalan ladang panjang 144/154c
5. Contact : 0828054580
6. Alamat e-mail :v4n_hali3m0691@yahoo.co.id
7. Pendidikan terakhir : SMA N 2 bukit tinggi
2.3 Struktur organisasi
2.4 Susunan pemilik
Nama | Modal disetor |
Iklas tri ramdani | Rp. 10.000 |
Dwi anggraeni | Rp.10.000 |
Muhammad halim | Rp.5.000 |
Mohamad anis | Rp.10.000 |
Aprisal herman AS | Rp.5.000 |
Muhammad shofiu zamani | Rp.10.000 |
Total | Rp.50.000 |
3. ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
3.1 Peroduk/Jasa yang dihasilkan
Ø Figura
Ø Kotak pensil
Keunggulan Produk yang dimiliki
Produk yang dihasilkan berbeda dengan produk-produk sejenis yang ada di pasaran. Dan produk ini juga unik.
3.2 Gambaran Pasar
Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Minggu Ke,- | Penjualan |
Minggu ke 1 | Rp. 30.000,00 |
Minggu ke 2 | Rp. 40.000,00 |
Minggu ke 3 | Rp. 40.000,00 |
Total Penjualan | Rp. 110.000,00 |
Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Penjelasan grafik
Pada minggu pertama penjualan mencapai omset sebesar Rp. 30.000,00, kami dapat menjual produk sebanyak 3 unit, kemudian pada minggu ke 2 kami memperluas pemasaran produk ternyata perluasan pemasaran tersebut membuahkan hasil. Produk yang berhasil kami jual sebanyak 4 unit yaitu sebesar Rp 40.000,00, minggu ke 3 omset penjualan sebesar Rp 40.000,00.
KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN
¨ PERSONAL SELLING
Kegiatan pemasaran bertipe personal selling ini lumayan membawakan hasil yang dapat dikatan optimum, karena penjualan/pemasaran ini dapat dikatakan dengan istilah menjemput bola, yaitu kami menghampiri konsumen.
3.3 TARGET
Gambaran karakteristik pembeli/pengguna
a) Mahasiswi dan mahasiswa
b) Ibu rumah tangga
c) Anak-anak sekolah
3.4 PROYEKSI PENJUALAN
Tabel penjualan selama kurun waktu kurang lebih 3 minggu :
Minggu Ke,- | Penjualan |
Minggu ke 4 | Rp. 40.000,00 |
Minggu ke 5 | Rp. 60.000,00 |
Minggu ke 6 | Rp. 120.000,00 |
Total Penjualan | Rp. 220.000,00 |
Grafik penjualan selama kurun waktu kurang lebih 4 minggu yang akan datang
3.5 STRATEGI PEMASARAN
ý PENGRMBANGAN PRODUK
ý PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
þ KEGIATAN PROMOSI
ý STRATEGI PENETAPAN HARGA
3.6 ANALISIS PESAING
PESAING | KEUNGGULAN | KELEMAHAN |
Penjualan Figura | ü Produk Inovatif ü Produk bermutu tinggi | |
3.7 SALURAN DISTRIBUSI
Wilayah pemasaran dan Jalur disribusi saat ini
1. Wilayah pemasaran saat ini adalah lokal wilayah bandung
2. Jalur distribusi dilakukan secara individu dari masing-masing anggota
3. Alamat gudang atau pabrik yaitu jalan batik ayu 21, Sukaluyu, Bandung
Wilayah pemasaran dan jalur distribusi yang direncanakan
1. Wilayah pemasaran direncanakan yakninya lokal (bandung) dan regional
2. Jalur distribusi untuk kedepannya masih individu dan direncanakan pula dengan retailer
3. Rencana lokasi gudang sebagai penunjang bisnis masih alamat gudang sekarang ini
4. ANALISIS OPERASI
4.1 PROSES PRODUKSI
PROSES PRODUKSI | BAHAN BAKU | BAHAN PENOLONG | MESIN / ALAT PRODUKSI |
1. Mendesain bentuk figura yang akan dibuat | stik eskrim | - | - cutter - pulpen atau pensil |
2. Merangkai figura ataupun kontak pensil sesuai desain | Stik eskrim | Lem kayu Pulpen gel | - |
3. Penyelesaian dan proses pengeringan | - | - | - |
SKEMA PROSES PRODUKSI
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | |||
![]() | |||
Keunggulan proses yang dimiliki
NO | NAMA BARANG | KAPASITAS SAAT INI | RENCANA PENOINGKATAN KAPASITAS |
1. | Figura foto | 5 unit | 8 unit |
2. | Kotak pensil | 4 unit | 5 unit |
Jumlah | 9 unit | 13 unit |
4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
BAHAN BAKU | KEBUTUHAN RATA-RATA PER BULAN | SUMBER |
Stik eskrim | 4 bungkus stik eskrim | Modal bersama |
BAHAN PENOLONG | KEBUTUHAN RATA-RATA PERBULAN | SUMBER |
Lem kayu | Setengah kaleng kecil | Modal bersama |
Pulpen gel | Satu pulpen gel | Modal bersama |
4.3 KAPASITAS PRODUKSI
Fasilitas dan mesin yang dimiliki
Pada saat ini belum menggunakan fasilitas dan mesin dalam memproduksi
Kapasitas produksi rata-rata per bulan
Pada saat produksi di bulan pertama atau minggu ke empat adalah 10-11 unit
4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
Strategi dan tahap-tahap rencana pengembangan produksi
Melaksanakan lomba dalam merangkai figura dan kotak pensil. Dalam pelaksanaan lomba tersebut akan diberikan referensi mengenai produk STIXPAC
Rencana penambahan fasilitas dan mesin produksi
Untuk penambahan fasilitas produksi seperti mesin, pada saat ini belum direncanakan dikarenakan adanya kendala dana dan sumber daya manusia.
4.5 VOLUME PENJUALAN SAAT INI
Volume penjualan saat ini
JENIS PRODUK | JUMLAH (unit) | TOTAL NILAI (Rp) |
Figura foto | 5 | 50.000 |
Tempat pensil | 4 | 60.000 |
TOTAL | 9 | 110.000 |
4.6 RENCANA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
Rencana peningkatan volume penjualan
JENIS PRODUK | JUMLAH (UNIT) | TOTAL NILAI (Rp) |
Figura foto | 8 | 80.000 |
Tempat pensil | 5 | 75.000 |
TOTAL | 13 | 150.000 |
5. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
5.1 Analisis kompetensi sdm
TINGKAT PENDIDIKAN | JUMLAH |
|
Tidak lulus SD | |
|
SD | |
|
SMP | |
|
SMU | 6 |
|
D1 | |
|
D3 / SARJANA MUDA | |
|
SARJANA MUDA | |
|
TOTAL | 6 |
|
BAGIAN / DEPARTEMEN | JUMLAH | |
PRODUKSI DAN PEMASARAN DILAKUKAN BERSAMA | 6 | |
TOTAL | 6 |
KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAINNYA
Anggota kelompok memiliki relasi yang banyak dan hal ini menguntungkan bagi peningkatan penjualan produk
5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
JABATAN | TINGKAT PENDIDIKAN | PNGALAMAN | KETERAMPILAN KHUSUS |
Marketing | D3 | - | Softskill komunikasi yang bagus |
Distributor | SLTA | - | - |
6. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
1. Strategi pemasaran
Pemasaran dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Dipasarkan di lapangan gasibu pada saat pasar minggu
b. Pendistribusian langsung ke pemesan
c. Mempunyai tempat menetap seperti outlet
2. Strategi produksi
a) Produksi pertama kali dilakukan oleh kelompok
b) Mengembangkan kreativitas yang dimiliki oleh peserta kelompok
c) Memproduksi produk se ekonomis mungkin.
3. Strategi Keuangan
a) Laba di tiadakan, tapi dialihkan ke modal sebagai penambahan modal agar dapat memproduksi produk yang lebih banyak.
b) Setiap pengeluaran dan pemasukan di periksa secara teliti agar keluar masuknya uang efektif penggunaanya.
6.2 Tahapan Pengembangan Usaha
Kegiatan | Minggu ke,- | |||||||||||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | |
1) Memperluas pemasaran | | | | | V | | | | | | | |
Ke daerah yang telah | | | | | | | | | | | | |
Direncanakan. | | | | | | | | | | | | |
2) Memperbanyak produk | | | | | | | | V | | | | |
Yang akan di produksi | | | | | | | | | | | | |
7. ANALISIS KEUANGAN
7.1 Laporan Keuangan
Laporan Arus Kas
Stixpac
Minggu 1,2,dan 3 bulan Mei 2010
A. Penerimaan | | |
Penerimaan penjualan | Rp. 110.000,00 | |
Penerimaan pinjaman | Rp. 0 | |
| | |
Total Penerimaan | | Rp. 110.000,00 |
| | |
B. Pengeluaran | | |
Bahan Baku : | | |
Ø Bahan Baku 1 | (Rp. 32.800,00) | |
Bahan Pembantu : | | |
Ø Bahan pembantu 1 | (Rp. 3.500,00) | |
Ø Bahan pembantu 2 | (Rp. 3.200,00) | |
Total bahan baku dan bahan penolong | | (Rp. 39.500,00) |
Selisih kas | | Rp. 70.500,00 |
Saldo awal kas | | Rp. 50.000,00 |
Saldo ahir | | Rp. 120.500,00 |
7.2 Rencana dan kebutuhan Investasi
Sesuai pernyataan dari Bab 4.4 bahwasanya kami selaku pemilik perusahaan Stixpac belum ada perencanaan untuk pengadaan kebutuhan investasi seperti mesin produksi , perlatan dan system informasi, hal itu semua dikarenakan belum stabilnya dana dan sumber daya yang kai miliki.
7.3 Rencana Arus Kas
Laporan Arus Kas
Stixpac
Untuk Minggu 4, 5, 6, dan 7 bulan Mei s.d. juni 2010
A. Penerimaan | | |
Penerimaan penjualan | Rp. 220.000,00 | |
Penerimaan pinjaman | Rp. 0 | |
| | |
Total Penerimaan | | Rp. 220.000,00 |
| | |
B. Pengeluaran | | |
Bahan Baku : | | |
Ø Bahan Baku 1 | (Rp. 65.600,00) | |
Bahan Pembantu : | | |
Ø Bahan pembantu 1 | (Rp. 3.500,00) | |
Ø Bahan pembantu 2 | (Rp. 6.400,00) | |
Total bahan baku dan bahan penolong | | (Rp. 75.500,00) |
Selisih kas | | Rp. 144.500,00 |
Saldo awal kas | | Rp. 120.500,00 |
Saldo ahir | | Rp. 265.000,00 |
7.4 Rencana Kebutuhan Pinjaman
Total kebutuhan nilai pinjaman : Rp 0,-
Total kebutuhan modal Investasi : Rp 0,-
Total nilai kebutuhan modal kerja : Rp 0,-
7.5 Rencana pengembalian dana pinjaman
Jangka waktu pengembalian : -
Masa tenggang pembayaran : -
7.6 Angguna yang dimiliki
1) Jenis anggunan : -
2) Spesifikasi dank et lain : -
3) Aspek Legalitas : -
4) Nilai Anggun : -
8. ANALISIS DAMPAK RESIKO USAHA
8.1 Dampak terhadap masyarakat sekitar
Ø Dampak pemasaran terhadap masayarakat
Dampak negative tidak ada - dampak postif masyarakat lebih dimanjakan karena system pemasaran kami door to door.
Ø Dampak produksi dan technologi terhadap masyarakat
Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.
8.2 Dampak terhadap lingkungan
Ø Dampak produksi dan technologi terhadap lingkungan
Dampak technologi tidak ada karena sejauh ini kami tidak menggunakan mesin untuk memproduksi.
8.3 Analisis resiko usaha
Ø Adanya laju inflasi yang tinnggi sehingga konumsi masyarakat turun drastic, yang berimbas pada penghasilan yang diterima oleh perusahaan kami.
Ø Adanya piutang yang tidak dapat tertagih.
Ø Adanya kejadian luar biasa.
8.4 Antisipasi resiko usaha
Ø Memberikan hak paten terhadap merek perusahaan dan mengasuransikan perusahaan beserta asset yang dimiliki.
Ø Memberikan potongan untuk pembayaran tertentu, agar estimasi piutang tidak tertagih tidak terlalu tinggi.